Mengkritisi Hal Remeh Temeh..

Salah kaprah sih sebenarnya atau aneh, hanya aja sepertinya enggak ada orang yang mau notice alias memperhatikan, selain gua.. *ngakak*.. :)).. Yups, gua dan pemikiran psikotik gua sering bangets mengkritisi hal remeh temeh yang mungkin bagi orang lain kagak penting.. Tapi menurut gua pribadi ya, menarik juga.. So, kejanggalan apa yang gua temukan? So, let’s start..

1. “Coba Hujan Uang yak, kan enak!!”
Jujur, ini mungkin salah satu “ungkapan” yang paling sering diungkapkan orang kalo lagi kena kanker (baca : MISKIN).. :)).. Jadi, ungkapan ini dikeluarkan sebagai ekspresi pengharapan uang banyak.. Dan, guess what??!! Ini bener-bener sebuah kekeliruan? Why?
Jika kita menilik ilmu ekonomi, kita akan tahu mengapa suatu benda itu bisa dikategorikan “berharga”? Mengapa? Yups, tentu aza, sebuah benda itu berharga karena dia “langka” dan “butuh usaha untuk mendapatkannya”.. We agree on that, don’t we?
So, oleh karena itu, uang juga masuk ke dalam kategori tersebut.. Uang menjadi sangat berharga karena uang itu “langka” dan “butuh perjuangan untuk mendapatkannya”.. Oleh karena itu, Bank Central setiap negara mengatur dengan ketat jumlah uang yang beredar di masyarakat, untuk menjaganya tetap “berharga”.. Terlalu banyak uang beredar = deflasi (penurunan nilai mata uang), terlalu sedikit uang yang beredar = ekonomi gak jalan.. Lalu dari awal kebijakan inilah lalu mulai muncul kebijakan ekonomi berupa suku bunga bank dll untuk menyerap uang masyarakat supaya tidak berlebihan.. Agar uang tetap berharga.. :))..

Nah, bisa bayangin sekarang kalo hujan uang?
CORRECT!! Hujan uang = banyak uang beredar dan berlebihan = uang tidak lagi “langka” dan “butuh perjuangan untuk mendapatkannya” = uang tidak lagi berharga dan bernilai..🙂..
Lalu otomatis kaya kah kalau kita ketiban hujan uang? Iya, jika turun untuk diri kita sendiri dan dalam jumlah yang tidak signifikan, bisa.. Tapi jika turun untuk semua orang dan dalam jumlah banyak = sama sekali tidak.. Kenapa? Karena hujan uang sendiri akan menyebabkan deflasi dan inflasi.. Dan guess what? Walaupun kita bisa ngumpulin uang 1 miliar dari hujan yang totalnya 1 triliun, kita akan mulai belanja segelas es teh manis yang harganya mungkin sudah 400 juta / gelas..🙂.. Jadi kita enggak makin kaya..

Saran : Daripada hujan uang, lebih rasional dan menguntungkan, “Saya harap punya Tuyul..”.. :))

2. LAGU PAK TANI VS KANCIL = Lagu anak-anak
Masih yakin lagu ini lagu anak-anak? Menurut saya pribadi, maaf benar-benar bukan lagu anak-anak.. Jika diajarkan ke anak-anak yang masih polos, jangan2 yang diajarkan itu kekejaman, instead of nilai baik lainnya.. Why? Kita lihat liriknya..

“Si Kancil anak nakal.. Sukanya mencuri ketimun.. Ayo lekas dibunuh, jangan diberi ampun..”

–” really? Secara rasional, kancil adalah binatang dengan naluri mencari makanan yang insingtif.. Benarkah harus dibunuh dan tidak diberi ampun?
Lirik seperti ini yang seharusnya tidak diajarkan pada anak-anak Indonesia.. Mengajarkan sisi moral yang buruk pada perkembangan anak..

3. Duluan Telor atau Ayam?
Pertanyaan ini bukan unsolved case, udah ada penelitiannya kok.. Dan jawabannya adalah Telur.. Jadi Gua tekankan bahwa, TELUR lebih dulu daripada ayam..🙂
Bagaimana rasionalisasinya? Gua akan katakan dengan singkat begini, setiap evolusi mulai dari keturunannya yang baru.. Oke, untuk lebih memahaminya, kita akan ambil teori Darwin tentang evolusi kera ke manusia.. Kera itu pada dasarnya kera dan bernaluri binatang, tapi kan dia tidak serta merta menjadi pintar.. Ia melewati proses evolusi terlebih dahulu melewati adaptasi lingkungan yang rumit.. :)).. Contoh Kera A belajar mengupas pisang sebagai bentuk adaptasi lingkungan, mengajarkan keturunannya secara terus-menerus hingga menjadi semacam pertahanan genetiknya.. Dan lahirlah Kera B di 1000 tahun evolusi Kera A, dengan kemampuan mencari pisang dan mengupasnya sebagai mekanisme instingtif..🙂.. Kera B masih bergerak dengan empat kaki, dan lingkungan memintanya beradaptasi dengan untuk berdiri dengan 2 kaki.. Hal tersebut akan ia coba ajarkan ke keturunannya selama 1 juta tahun evolusi, hingga lahirlah pertama kalinya Kera C yang punya kemampuan instingtif untuk berjalan dengan 2 kaki..🙂 kira2 begitu gambarannya..

Begitu juga dengan ayam.. Ada yang bilang ancestornya ayam itu Dinosaurus.. Ya begitu juga, dinosaurus survive dan berevolusi hingga tahapan berubah menjadi makhluk hidup yang secara genetik telah menyerap semua kebutuhan untuk beradaptasi dan mewariskan pertama kalinya lewat telurnya.. Dan telur di dalamnya berisi ayam, yang pertama dari jenisnya, yang tubuh dan instingnya berbeda dari induknya karena dia dibangun dengan adaptasi genetikal..

Jadi? Yups.. TELUR dulu.. :))

4. Pake Internet kami, Up to 3,1 Mbps..
Ini buat yang rada enggak melek internet..🙂.. Yups, jangan pernah tertipu dengan iklan seperti ini.. Banyak orang yang salah kaprah lalu berpikir bahwa berlangganan internet melalui jaringan selular tertentu akan mendapatkan kecepatan yang sama seperti yang tertera.
Ingat.. Yang dia tuliskan adalah “Up to..”..🙂 yang artinya “mencapai” bukan “pasti”..🙂.. Kecepatan maksimal melalui jaringan seperti ini akan terjadi apabila di dalam lingkup coverage jaringan BTS nya, hanya anda sendiri di sana yang menggunakan koneksi internet mereka.. Kalo ada 10 orang yang memanfaatkan internet bersamaan, ya kecepatan ada juga dibagi 10.. Jadi aware..🙂 jangan salah kaprah..

5. Guru kencing Berdiri, Murid kencing berlari..
:)) ini salah satu persepsi gua yang lebih gila.. Orang selalu mengaitkan peribahasa ini dengan konotasi negatif.. Padahal menurut gua pribadi, sama sekali tidak..
Kalo mau ditelaah secara lebih gila, peribahasa ini sebenarnya mengandung sesuatu yang jauh lebih positif.. Anda bisa bayangkan, “Ketika guru kencing berdiri, anda kencing berlari” ?

Iya, ketika guru anda mengajarkan anda cara-cara konvensional melakukan sesuatu..🙂.. Anda menabrak batas, dan melakukan sesuatu yang unik, inovatif, gila, dan menarik untuk melakukannya..🙂.. Bahkan terkadang menurut orang gila.. Tapi guessed what? The bottom line is pekerjaan yang sama itu terselesaikan.. Guru anda memilih menyelesaikan kencingnya dengan berdiri, dan anda memilih untuk melakukannya sambil berlari.. Kalian berdua kencing, dan kali berdua sama-sama kencing sampai habis..

🙂 get the point now?

Dan masih banyak lainnya yang enggak mungkin gua tulis satu persatu.. So? Menurut yang baca blog ini, ada hal remeh-temeh yang menurut anda perlu dikritisi dan dishare? Silakan di sini..🙂.. Thanks before..

P.S : First time using WordPress for Blackberry..


About this entry