SURAT WASIAT (Just in case…..)

*ngakak* J) Oke..oke..jangan berprasangka buruk dulu kalau gua nulis beginian terbesit di pikiran gua untuk bunuh diri atau mati muda.. Sebagai orang yang pikiran dan tindakannya tak pernah jelas tujuannya, ini sebenarnya cuman dorongan impulsif dari sekian probabilitas yang mungkin menghampiri di kehidupan gua, termasuk kematian.

I mean, kematian adalah tujuan akhir dari ziarah setiap manusia di dunia.. Tak hanya manusia, tapi segala sesuatu yang terikat oleh waktu, maka kematian adalah sesuatu yang pasti.. Yang menarik dari kematian adalah dia tak pernah datang dengan pemberitahuan terlebih dahulu, kalau memang sudah tiba saatnya, tidak ada yang bisa mencegah atau menundanya.. And that is just how the life and death works.. Kematian adalah kekuatan yang tidak terbantahkan, dan menurut gua pribadi sama sekali tidak perlu ditakutkan..

Hampir semua jawaban yang kita mau sebenarnya ada di kematian itu sendiri.. Anda mau tahu bagaimana mencapai kebahagiaan yang abadi dan sempurna? Maka kematian yang akan melepaskan anda dari tuntutan dan hasrat berkeinginan secara duniawi, dan kedamaian dan ketenangan abadi akan tercapai.. Kedamaian dan ketenangan adalah inti dari kebahagiaan..
Atau selama ini anda meragukan keberadaan surga dan neraka secara fisik? Ini adalah tempat anda menemukan kebenaran juga.. Atau anda selama ini menganggap Agama anda yang paling benar, bahwa Tuhan yang anda sembah dan nabi yang anda puja adalah yang sesungguhnya bertakhta di akhirat dan anda akan terselamatkan karenanya? Dan kematian akan memberikan jawaban yang sejujur-jujurnya tanpa polemik, tanpa argumentasi, semuanya masuk lewat indera yang tidak akan meragukan apapun lagi..

Atau anda adalah tipikal yang tidak mempercayai sosok penuh ke-Maha-an, yang paling diantara yang paling, yang ter- diantara yang ter-, yang tidak dapat lagi disekutukan dengan apapun , yang tidak dapat lagi dibandingkan dengan apapun? Tuhan atau apapun sebutannya.. Maka kematian adalah sebuah pintu gerbang misteri yang selama ini anda berusaha temukan.. Apakah anda akan dihadapkan pada sosok yang akan mengadili anda untuk perbuatan anda melalui prinsip reward dan punishment yang tidak tergoyahkan dan terdebatkan? Atau anda akan hanya menjadi tidak ada begitu saja? Atau anda akan terlempar ke void yang tak terjelaskan? ^^ Kematian memberikan jawaban nya dengan gamblang tanpa pertanyaan..

Lalu kenapa harus takut dengan kematian?
Kematian adalah sesuatu yang megah dan indah..
Kematian itu seperti sebuah kunci harta karun yang sudah anda simpan selama puluhan tahun dan penasaran dengan apa isinya..
Kematian adalah waktu itu sendiri..

Tenang..tenang..gua bukan seorang Necrophilia yang sangat-sangat menyanjung kematian itu sendiri sampai tidak mampu melihat keindahan dari menjalani hidup.. Hanya saja, gua sendiri yakin bahwa kematian adalah satu-satunya kepastian dalam kehidupan, dan akhirnya menjadi wasit yang menutup peliut akhir di pertandingan yang mulai melelahkan.. Bukan begitu? Lalu kenapa semua manusia meributkan, mengusahakan, memperjuangkan banyak hal yang sangat duniawi, instead of mempersiapkan diri menghadapi kematian dan apapun yang mungkin terjadi setelah kematian? Jawabannya adalah, manusia menyibukkan diri sendiri untuk membuat mereka melupakan tentang kematian itu sendiri, karena mereka takut.. Psikologi mengajarkan hal tersebut, bahwa ketakutan akan kematian lah yang mendorong sisi ketidaksadaran manusia untuk menyibukkan diri dalam hidupnya..

So? Kalau besok mati, sudah ada yang siap?
Kesiapan yang akan membuat kita melihat kematian sebagai sesuatu yang indah, dan bukannya ketakutan..
Kalau itu terjadi pada kamu yang baca, akankah kamu takut?
Gua pribadi, masih begitu takut..
Karena gua pribadi belum melakukan banyak hal untuk setiap individu yang gua sayang dan cinta, dan belum banyak melakukan hal yang baik untuk orang lain, khususnya mereka yang enggak gua kenal tapi sangat butuh bantuan..
Tapi kalo memang harus datang besok, keikhlasan adalah kunci mempersiapkan segala sesuatunya.. Kematian akan datang sebagai konsekuensi terakhir tetapi sekaligus mungkin sebab dari suatu awal yang kita tidak tahu..
How about you? How will you face your own death?

Hal itu kemudian mendasari penulisan blog ini.. Bagaimana kalau besok tiba-tiba gua meninggal karena sesuatu.. mungkin tertabrak bus, atau enggak sengaja nelan permen karet yang nutup lubang anus terus enggak bisa boker sampe 6 tahun, atau hanya karena berusaha menghindari sepeda roda tiga anak kecil lalu jatuh ke gorong-gorong besar dan tewas nelan lumpur got.. Atau mungkin gua menjalani aktivitas gua seperti biasa, lalu ada gempa dan gua mati tertimpa reruntuhan, atau gua cuman makan nasi padang di tepi jalan lalu ada pesawat jatuh ke warung padang yang gua singgahi.. Mungkin buat beberapa yang baca, terlihat sangat tolol kemungkinan di atas, but believe me, semua kejadian di atas punya probabilitas yang sama untuk terjadi ke kita, karena kematian sendiri datang dalam bentuk yang kita enggak akan pernah tahu.. Kematian terkadang datang indah penuh rayuan, tapi terkadang datang dalam keadaan buruk penuh pemaksaan.. ^^..

Lalu, bagaimana kalau gua lom sempat mengutarakan isi hati atau apapun yang gua mau soal kematian gua? Gua enggak mau kalau harus mati penasaran, hehehehe.. lalu nge-haunt orang-orang yang gua kenal hanya karena gua nya yang teledor lom pernah nyampaiin ini.. So, buat whoever who read this blog, ini akan jadi tanggung jawab anda untuk melakukannya..
Yang gua mau sebenarnya simpel kok, dan tolong disampaikan kalo memang sudah tiba saatnya buat gua :

1. Gua mau semua kekayaan gua (kalau gua punya, apapun itu) diberikan ke saudara kandung gua yang paling miskin di antara semua saudara kandung gua.
2. Kalo gua meninggal dalam bentuk yang wajar dan semua organ gua masih bagus, gua mau organ gua yang manapun, yang mungkin berfungsi dan bermanfaat bagi orang lain, didonorkan jika memang bisa.. Jika harus mata, maka mata yang diambil.. Jika harus kemaluan, maka potong saja kemaluannya.. ^^.. Berikan kepada yang paling membutuhkan, dan lakukan dengan cuma-cuma.
3. Gua mau dikremasi, no arguing.. KREMASI.. Terus abu nya tolong ditabur di sungai depan rumah Pontianak itu.. Karena dari sana semua berasal, dan di situ juga semuanya akan berakhir..
4. Kalau memang harus ada misa Requiem untuk gua yang enggak beragama ini, gua akan senang sekali.. Maka dengan kepercayaan yang sama dimana gua dibaptis, di situ juga mau berakhir.
5.Gua mau ada lima lagu ini dimainkan (boleh live boleh mp3 *ngakak* J))selama gua meninggal atau disemayamkan atau dalam misa requiem, you decide, terserah anda :
a. X JAPAN – LONGING
b. CHRIS DAUGHTRY – HOME (bikin akustik yak :p)
c. SHERA – PULANG KE HATIMU
d. NORAH JONES – DON’T MISS YOU AT ALL
e. JAMES BLUNT – GOODBYE MY LOVER (yang akustik juga yak.. ;p)
Enggak usah lagu yang lain.. Kecuali beneran ada requeim dan butuh lagu gereja..😀.. Btw, semua lagu di atas itu cerminan perasaan gua, bukannya saya benarsis ria membayangkan lagu-lagu itu cerminan perasaan lu pada waktu menghadiri persemayaman atau pengkremasian diri gua.. Semua lagu di atas dan liriknya, adalah pesan gua untuk orang-orang yang gua kasihi, cerminan sayangku yang paling tulus.. ^^.. Coz when i dead, i can’t talk to you directly, lol, so these songs pretty much represent my feeling inside those ashes or cold body..
6. I will write something to be read later on my death ceremonial, tapi lom punya ide.. Mungkin puisi atau testimoni, masih lom kepikiran apa..

^^.. permintaannya enggak berlebihan kan? Well, hehehe, kematian bener-bener menjadi peristiwa yang akan terjadi di hidup gua sekali dalam seumur hidup, and i want it to be done in my way, sebuah perasaan yang aneh, tapi entah mengapa menurut gua memang lebih baik begitu..

Bagaimanakah dengan anda? Do you have your ideal death ceremonial? Share it with me, would love to hear’em..

Sekali lagi ini benar-benar sebuah surat wasiat, walaupun dengan media blog, tapi semua hal yang gua tulis di atas adalah sesuatu yang benar-benar gua inginkan untuk dilakukan, jadi jangan anggap ini main-main.. Jika suatu saat terjadi pada gua, kematian yang benar-benar tiba-tiba, semua yang baca blog kali ini tolong diberi tahukan ke keluarga gua surat wasiat ini.. ^^, akan lebih melelahkan kalo gua harus datang dalam bentuk arwah dan harus berusaha membangun komunikasi buat hal beginian doank.. *ngakak* J).. Anggap saja sebagai permintaan akhir, enggak bakal ngerepotin lu juga lagi kok..

Oya, jangan dipikir gua bakal bunuh diri atau merencanakan kematian gua nyakk.. Sama sekali enggak, sesuai dengan judulnya, JUST IN CASE…………….geto lho…

Happy living everyone..
And have a happy death too.. ^^

Posted with WordPress for BlackBerry.


About this entry