Kumohon, Tinggalkan Cintamu di Tepi Jalan!

Tak ada yang lebih kupinta, melebihi hasrat yang sudah lama mengisi relung sukma..

Kumohon padamu, tinggalkan cintamu di tepi jalan dan jangan lagi biarkan bayang-bayangku melebihi hidupmu.

Ada tangan renta yang mengusap jala-jala peluh yang mengalir dari ubun-ubun kepala..

Ada kerut-kerut renta yang terpahat dari khawatir dan cinta..

Aku sudah hidup 25 tahun, kuminta kau tinggalkan cintamu di tepi jalan..

 

Aku selalu mengira bahwa senandung tidur tentang cintamu yang tak terbatas sepanjang masa hanyalah cerita fiksi tanpa makna..

Bahwa namaku dan doamu akan berjalan sepanjang jalan yang ku tempuh..

Sekalipun pada akhirnya, tanpa akhir apapun..

Tapi untuk sekali ini saja tinggalkanlah cintamu di tepi jalan..

Dan berikan cintamu pada dirimu sendiri, pada desah nafasmu yang mulai yang terbata-bata, dan sudut matamu yang mulai melayu.

Untuk sekali ini saja, cintai dirimu melebihi kau mencintai diriku..

 

Siapa yang bilang jika kau begitu takut pada hujan? Aku mengeluh lapar, dan kau menerobos badai untuk sebakul nasi putih hangat di meja makan.

Siapa yang bilang jika kau begitu takut pada panas? Aku mengeluh sakit, dan kau menerobos terik neraka untuk segenggam penawar yang kutelan tanpa pertanyaan.

Siapa yang bilang jika kau tidak mencintai aku? Aku mengeluh dan menamparmu dengan tuntutan, dan kau bersimpuh dan berpeluh mewujudkannya.

Siapa yang bilang jika aku mencintaimu seperti kau mencintai aku? Karena seperti apapun aku mencoba, aku tetap tak bisa..

 

Hidupku menjadi pahat-pahat terlaknat yang mengukir lembah renta di dahi..

Masalahku menjadi beban yang membuat matamu berat melayu..

Tapi tetap tanganmu yang ada berada di ujung jurang ketika aku jatuh bebas tanpa pegangan..

Tapi tetap senyummu yang menunggu di depan pintu rumah setiap kali aku kembali tanpa nyawa..

Terlalu banyak yang kau korbankan untuk memelihara aku yang bahkan sudah lupa cara berbakti..

Atau bahkan tak pernah tahu cara mencintai..

 

Jadi, kumohon, tinggalkan cintamu di tepi jalan..

Biarkan aku berjalan menyusuri derita sepanjang jalan tanpa dirimu..

Bukan karena aku tidak menyayangimu..

Tetapi inilah satu-satunya yang dapat kulakukan untuk membalas semuanya..

 

Aku mohon..

Tinggalkan cintamu di tepi jalan!

 


About this entry