Aku.. Aku yang Delusi!

Sungguh..sungguh… Aku..Aku yang Delusi!

Salahku, otakku, pikiranku, perasaanku..

Hati ku yang tak mampu lagi bekerja sesederhana dulu ketika mendengar namamu..

Otakku yang tak mampu lagi duduk tenang ketika melihat dirimu membagi cinta dengan orang lain..

Rasaku yang selalu ingin memutar kembali waktu ke masa lalu, dimana ada begitu banyak jalan yang seharusnya bisa kita pilih…

Aku..Aku yang Delusi..

Setiap surat yang kau tulis untuk orang lain, aku mencium setiap katanya, seolah untukku.

Air mata yang kau teteskan untuk orang lain, kutampung dan kuseka, seolah untukku.

Rasa amarah yang kau lemparkan untuk orang lain, aku hadapi seolah untukku.

Kebahagiaan yang kau rasakan bersama dengan orang lain, aku terima, seolah bersama denganku..

 

Bukan karenamu cinta, sungguh, bukan karenamu..

Aku, Aku yang delusi!

 


About this entry