Janjiku? Mencintai Kerutmu..

Apalah aku?
Aku bukanlah pria kaya raya yang akan menjanjikanmu dunia..

Aku bukanlah pria terpintar untuk memberikanmu jawaban atas semua pertanyaan yang ada.

Aku bukan juga pria tertampan yang akan meluluhkan hatimu yang terluka.

Aku bukan pria terkuat yang mampu menyelamatkanmu dari terkaman singa.

Aku bukan pria pujangga yang akan menyulam jiwamu lewat kata-kata.

Aku bukanlah pria terhebat yang pernah dijadikan Tuhan untukmu.

 

Apalah Aku?

Aku bahkan tak mampu menjelaskan diriku sendiri.

Aku bahkan tak mampu melemparkan alasan, mengapa aku harus mencintai dirimu.

Aku bahkan tak mau mencari alasan, mengapa kau harus memilih diriku.

 

Aku hanyalah pria yang tak mampu menjelaskan apa-apa selain bertanya, merenggut, cemberut, gembira, tertawa, dan gila.

Aku hanyalah pria yang mampu menjanjikanmu satu hal.

Bahwa aku akan mencintai setiap kerutmu seperti aku mencintai diriku sendiri.

 

Aku akan menjadi pria yang mencium setiap garis keriputmu ketika kau bangun menua.

Aku akan menjadi pria yang memeluk setiap tulang tua renta yang menekuk menekan kulit-kulitmu.

Aku akan menjadi pria yang menggenggam kelopak matamu yang tak mau lagi berhenti bergetar.

Aku akan menjadi pria yang berbaring di atas lembaran kulit-kulit tuamu yang mengkerut.

Aku adalah pria yang akan memeluk tubuh rentamu.

Di dalam tanah.


About this entry